Bank Indonesia Dorong UMKM Transaksi Menggunakan QRIS

| 235 views

LAMPUNG SELATAN — Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia (BI) agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Asisten Manajer Analis, Fungsi Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran BI Provinsi Lampung, Triani Susanti mengatakan, sebanyak 187.177 pengguna telah merasakan manfaat dari QRIS.

Dengan demikian, pihaknya terus mendorong Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Lampung untuk menggunakan QRIS sebagai transaksi. Penekanan atau dorongan ini salah satu  agar bisa lebih bertahan dimasa pandemi Covid-19.

” Pengguna QRIS di Lampung cukup banyak, per 1 Oktober 2021 ini sudah ada 187.177 pengguna, padahal per 10 September kemarin masih di angka 164.038 pengguna,” katanya, Jumat kemarin (8/10/2021).

Berdasarkan hasil survey yang dilakukan BI ataupun Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, hanya UMKM yang telah bertranspormasi ke digital yang mampu bertahan dari dampak pandemi.

“Survei BI di tahun 2020 terhadap 2.970 responden. Yaitu hanya 12,5 persen UMKM yang tidak terkena dampak, sementara 87,5 persennya terdampak negatif,” ungkapnya.

Dari yang terdampak negatif tersebut, ada 70,3 persennya berupaya menerapkan strategi berjualan online untuk meminimalkan dampak pandemi. lagi

Kemudian, lanjutnya, Pemerintah pusat saat ini telah membentuk tim percepatan transpormasi digital salah satunya adalah dengan sistem pembayaran.

“Karena sekarang WHO juga menyarankan kanal pembayaran digital, karena untuk meminimalisir penyebaran Covid-19,” katanya.

Dia juga menerangkan, QRIS juga bisa digunakan dengan tanpa tatap muka cukup foto gambar QRIS nya, kemudian save di galeri lalu buka aplikasi M-Banking dan unggah gambar maka gambar QRIS tersebut otomatis bisa digunakan.

“Jadi selain tidak dikenakan biaya potongan, juga lebih cepat, mudah, murah, aman dan handal. Yang pasti QRIS ini di awasi oleh Bank Indonesi,” ungkapnya. (san).

Berikut rincian pengguna QRIS per kabupaten/kota di Lampung yakni :

Kabupaten Lampung Barat 3,382
Kabupaten Lampung Selatan 17,489
Kabupaten Lampung Tengah 21,608
Kabupaten Lampung Timur 8,999
Kabupaten Lampung Utara 7,847
Kabupaten Mesuji 2,803
Kabupaten Pesawaran 3,832
Kabupaten Pesisir Barat 882
Kabupaten Pringsewu 6,191
Kabupaten Tanggamus 4,632
Kabupaten Tulang Bawang 6,556
Kabupaten Tulang Bawang Barat 2,121
Kabupaten Way Kanan 4,102
Kota Bandar Lampung 87,337
Kota Metro 9,396

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *