Way Padangratu Meluap, Ratusan Rumah di Pesawaran Kebanjiran

| 461 views

LAMPUNGNEWSPAPER.COM, WAYLIMA – Akibat luapan sungai Way Padang Ratu mengakibatkan ratusan rumah di Desa Baturaja, Kecamatan Waylima, Kabupaten Pesawaran tergenang banjir hingga setinggi pinggul orang dewasa, Senin (15/2).

Salah satu warga dusun II, Roni mengatakan banjir yang terjadi akibat hujan lebat sehingga membuat debit air sungai way Padang Ratu meluap hingga ke pemukiman warga setempat.

“Iya benar mas, banjir ini akibat luapan sungai Way Padangratu ditambah lagi debit air dari gunung. Banjir seperti ini sering terjadi setiap tahun nya. Meskipun sudah ditanggul, namun masih saja banjir,” ujar Roni kepada Radar Pesawaran.

Sementara, Kepala Desa Baturaja Amrullah mengatakan banjir yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB akibat hujan lebat dan dari pegunungan.

“Kami sudah melaporkan ke pihak kecamatan dan memantau lokasi yang terdampak banjir. Ada beberapa dusun yang tergenang banjir yakni dusun 2, dusun 3, dusun 4, dusun 5, dusun 6, dan dusun 7 dekat perbatasan desa batu raja dan desa Sindang Garut,” ujar Amrullah.

Selain itu, Amrullah mengatakan wilayah yang mengalami dampak banjir terparah yakni di dusun 3, dusun 4, dusun 5 dan areal persawahan milik warga yang terendam banjir kurang lebih seluas 20 hektar.

“Yang terparah banjir itu di dusun 3, dusun 4 dan dusun 5 Desa Batu raja. Areal sawah juga terendam banjir sekitar kurang lebih 20 hektar sudah terendam dan masih dalam masa tanam satu bulan,” ungkapnya.

Lebih jauh, Amrullah berharap jangan sampai ada korban jiwa dan untuk kerugian materil pihaknya masih mendata dan meninjau warga yang terkena dampak banjir

“Kami masih meninjau dan mendata warga kami yang terdampak banjir, kalau korban jiwa kami berharap jangan sampai ada korban jiwa,” tukasnya.

Sementara, Camat Waylima, Syukur Saliyak mengatakan pihak Kecamatan sudah melaporkan dan berkoordinasi dengan dinas terkait dan BPBD Pesawaran. Sampai saat ini tidak ada korban jiwa dan untuk warga yang terdampak banjir masih dalam pendataan.

“Saat ini kami sudah meninjau langsung ke dua desa terdampak banjir yakni desa baru raja dan desa Sindang Garut. Saat ini perlahan mulai surut dan tinggal genangan saja. Kami juga sudah berkoordinasi dan melaporkan ke dinas terkait maupun BPBD Pesawaran. Dan sampai saat ini tidak ada korban jiwa, dan warga yang terdampak banjir masih kami lakukan pendataan” pungkasnya. (*/apr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *