Dinas PUPR Tubaba Rancang Kelestarian Bangunan Bersejarah

| 849 views

Lampungnewspaper.com – Kelestarian bangunan bersejarah di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menjadi perhatian penting dinas PUPR Tubaba. Bangunan bersejarah tersebut termasuk Makam-makam yang di Kramatkan yang saat ini menjadi salah satu destinasi wisata religi di Tubaba.

“Saat ini dinas PUPR Tubaba sedang merancang pembangunan dan pemeliharaan bangunan bersejarah yang ada di Tubaba, termasuk makam-makam Kramat yang harus kita lestarikan,” Kata Sadarsyah,MH Kabid perencanaan mewakili Kepala dinas PUPR Tubaba Iwan Mursalin, MT, Selasa (26/1) diruang kerjanya.

Menanggapi permintaan usul masyarakat Tiyuh Karta untuk memugar Makam Kramat Menak Suttan, dijelaskan Kabid Sadarsyah, MH bahwa saat ini dinas PUPR Tubaba memang telah merencanakan Kelestarian bangunan bersejarah, desain bangunan bersejarah termasuk makam Kramat Menak Suttan Karta, rancang bangunnya sedang dirancang oleh Yori Antar pendekar arsitektur tradisional dengan konsep bangunan yang bersuasana sakral.

“Biasanya diarea makam Kramat itu ada bangunan perorangan. Jadi penting mendapat dukungan masyarakat sekitar dalam perluasan pembangunannya,” harapnya.

Lebih lanjut dikatakanya, selain kelestarian, makam Kramat juga merupakan destinasi wisata religi Tubaba. Untuk itu pihak pemerintah tiyuh harus mendukung perluasan area makam Kramat terkait dengan fasilitas umum yang akan dibangun disekitar area destinasi tersebut.

“Pemerintah tiyuh harus mendukung perencanaan pelestarian bangunan bersejarah terkait perluasan area untuk fasilitas umum, seperti tempat parkir kenderaan peziarah dan lainnya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa, makam kramat minak Suttan yang terletak di Tiyuh Karta, Kecamatan Tulang bawang Udik (TBU), Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) kondisinya membutuhkan perbaikan. Karena saat ini beberapa bangunannya sudah mulai lapuk termakan usia.

“Kami minta bantuan kepada pak Bupati Umar Ahmad dan Pemkab Tubaba, untuk memperbaiki bangunan Kramat Minak Suttan di Karta yang bangunannya sudah banyak yang rusak pak,” Kata Solda warga RK.05, RT.02 Tiyuh Karta, Minggu (24/1) saat berbincang bersama Lampung Newspaper dalam sebuah kesempatan.
(SANUR/SURMADI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *