SMAN 1 Tumijajar Tubaba Gelar Sosialisasi Pergub 61/2020 Bersama Orang Tua Siswa

| 683 views

Lampungnewspaper.com – SMAN 1 Tumijajar Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) pada tahun pelajaran 2021, meniadakan program pembangunan fisik dan menegaskan, tidak ada sumbangan pembangunan orang tua siswa baru. Hal tersebut dikatakan Saharuddin Nur, SE Ketua Komite SMAN 1 Tumijajar dalam sambutannya pada rapat sosialisasi Pergub nomor 16 tahun 2020, Rabu (13/1) di Aula ruang rapat SMAN 1 Tumijajar, Kelurahan Dayamurni.

“Berdasarkan hasil rapat Komite bersama Kepala Sekolah SMAN 1 Tumijajar dan mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19, maka diputuskan bahwa pada tahun ini, seluruh program pembangunan fisik sekolah ditunda, dengan demikian sumbangan pembangunan siswa baru ditiadakan,” terangnya dihadapan orang tua murid kelas X IPA 1.

Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMAN 1 Tumijaar Drs.Pujianta, M.Pd mengatakan bahwa, sesuai dengan ketentuan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 61 tahun 2020 tentang Peran serta masyarakat dalam pendanaan pendidikan pada satuan pendidikan menengah negeri dan satuan pendidikan khusus negeri provinsi Lampung, maka pihak sekolah mengundang orang tua murid secara bergiliran dengan tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19 untuk mensosialisasikan ketentuan Pergub dimaksud.

“Kami tidak berani mengundang bapak ibu wali murid dimasa pandemi covid-19 ini, sebelum ada rujukan aturan yang menjadi acuan. Saat ini telah diterbitkan Pergub 61/2020 oleh gubernur Lampung pada 4 November 2020,”ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakanya bahwa, ketentuan Pergub nomor 61 tahun 2020 menjadi acuan SMAN 1 Tumijajar, dalam menyampaikan kondisi operasional sekolah yang terancam kolap. Hal tersebut dikarenakan selama wabah Covid-19 terhitung dari awal mewabahnya sampai dengan saat ini, pihak sekolah tidak diperkenankan menarik SPP dan kegiatan extra kurikuler lainya kepada Siswa.

“Saya harus sampaikan kepada wali murid bahwa kondisi saat ini, saya mau didemo sama guru honor, karena gaji mereka sudah lima bulan belum dibayar,”ujarnya.

Diakhir masa jabatannya yang memasuki masa pensuin lanjut Pujanta, dirinya berharap sekolah SMAN 1 Tumijajar masih terus dapat mempertahankan prestasi- prestasi sekolah yang telah dicapai baik ditingkat Kabupaten, Provinsi bahkan ditingkat nasional.

“Saya sangat berharap orang tua murid, dapat membantu sekolah untuk mendukung operasionalisasi SMAN 1 Tumijajar guna kelancaran proses belajar mengajar dan menunjung prestasi anak didik dan sekolah yang sama-sama kita cintai ini,”pungkasnya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, SMAN 1 Tumijajar memiliki 41 orang tenaga guru yang berstatus honorer, 38 orang guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta TU, Satpam, penjaga sekolah yang berjumlah 16 orang.(SANUR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *