Tim DVI Polda Lampung Ambil Sample DNA Keluarga Tiga Penumpang Sriwijaya Air di Tubaba

| 708 views

Lampungnewspaper.com – Tim DVI (Disaster Victim Identification) Polda Lampung melaksanakan pengambilan data Ante Mortem dan Sample DNA kepada tiga keluarga korban penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang mengalami hilang kontak diperairan Kepulauan seribu Jakarta yang merupakan warga tiyuh Toto Makmur Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Minggu sore (10/1).

Tim DVI Polda Lampung yang dipimpin Kaur DVI Ipda Selamet, melaksanakan tugasnya ke Tubaba atas perintah Waka Polda Lampung, sesuai dengan nama yang diterima Polda Lampung yang di duga menjadi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute penerbangan Jakarta-Pontianak.

“Yang kami lakukan saat ini adalah melakukan wawancara Ante Mortem kepada tiga keluarga korban, sidik, sidik gigi dan pengambilan sample DNA,”terang dr. Faulus Tim DVI Polda Lampung kepada sejumlah awak media, Minggu sore (10/1) di Kediaman Yohanes salah satu keluarga korban.

Pengambilan data Ante Mortem dan Sample DNA lanjut dr. Faulus dimaksudkan untuk mendukung kelengkapan data informasi secara luas guna mendukung operasi ini.

“Tim sudah melakukan pengambilan sample DNA dan wawancara Ante Mortem kepada kedua orang tua pak Yohanes dan keluarga dua korban lainnya,”pungkasnya.

Diketahui berdasarkan data manifest, tiga penumpang asal Tubaba yang menjadi penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta- Pontianak tersebut yakni, Pipit Piyono, Yohanes, Sugiono Effendi. Dalam manifest penerbangan Sriwijaya Air, ketiganya berkode TKG yang merupakan penumpang dari Bandara Radin Inten II Lampung.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, dalam keterangan pers yang diterima Lampung Newspaper mengatakan, pengambilan sample DNA dan Ante Mortem kepada keluarga korban, merupakan prosedur yang harus dilalui untuk proses identifikasi korban.

“Setelah pengambilan data Ante Mortem dan sample DNA akan diantar langsung ke Posko Ante Mortem di RS Polri RS Sukanto Kramat Jati Jakarta Timur,”ujar Kombes Pandra.

Tiga warga Tubaba yang menjadi penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang dinyatakan hilang kontak di Kepulauan Seribu, Jakarta, pada penerbangan Jakarta ke Pontianak, Sabtu (9/1/2021) adalah Sugiono Efendi (37) warga R.05 RW.02, Yohanes (27) warga RT.04 RW.02 dan Pipit Piyono (25) warga RT 05 RW 02 semua adalah warga tiyuh Toto Makmur Kecamatan Batu Putih Tubaba.(SANUR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *