Satgas Penanganan Covid-19 Mengkonfirmasi Tubaba Bertambah Satu Pasien Positif

| 858 views

Lampungnewspaper.com –  Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali mencatat penambahan satu orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yakni, Tn. OJH (24), warga Tiyuh Karta Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU). Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara (Jubir) satuan tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Tubaba, Eri Budi Santoso, S.Sos., MH, Senin 23 November 2020.

Penambahan satu pasien positip Covid-19 ini, menambah jumlah total kasus positif Covid-19 di Tubaba sebanyak 36 orang. Dari jumlah tersebut, 32 orang sembuh/selesai isolasi, isolasi Mandiri/ Isolasi RS sebanyak 2 orang, dan Meninggal Dunia 2 orang.

“Tn. OJH terkonfirmasi Positif Covid-19/Sars Cov2 Positif berdasarkan Hasil Pemeriksaan Swab pada Labkesda Provinsi Lampung tanggal 20 November 2020,” terangnya.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Jubir Satgas Covid-19 Tubaba bahwa, pada tanggal 13 November 2020 yang bersangkutan yang diketahui merupakan anggota Polri yang baru selesai mengikuti DIKBANGSPES  di SPN POLDA LAMPUNG dan kembali menuju kediamannya di Tiyuh Karta-Tulang Bawang Udik. Sesuai anjuran pimpinannya, kata dia, yang bersangkutan melakukan rapid test tanggal 14 November 2020 di RSUD Tubaba dengan hasil reaktif.

“Pengambilan Swab 1, dan 15 November 2020 dilanjutkan Pengambilan Swab 2. Dan tanggal 22 November 2020 hasil swab dari Labkesda Provinsi Lampung menyatakan terkonfirmasi positif covid-19. Namun, hasil pemeriksaan yang bersangkutan (pasien) tidak mengalami gejala sehingga masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG),” jelasnya.

Atas dasar itu, lanjutnya, RSUD Tubaba & Dinkes Tubaba memberikan dua opsi, sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 (Revisi ke-5) tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Opsinya adalah isolasi di RSUD Tubaba atau Isolasi mandiri dengan ketentuan bersedia dan kooperatif mematuhi SOP Covid-19.

“Informasi yang kami terima, yang bersangkutan melakukan isolasi mandiri di rumah sampai dengan sekarang. Dalam hal ini, yang bersangkutan tetap dalam pengawasan Dinkes Tubaba, Tim Gugus Tugas Covid-19 kecamatan dan tiyuh, serta Puskesmas Karta Raharja, TBU. Bahkan, tracking terhadap orang-orang yang pernah kontak erat dengan pasien tetap dilakukan,” pungkasnya. (SANUR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *