Tingkatkan Perekonomian Keluarga Lewat Pemanfaatan Pekarangan Rumah

| 232 views

LAMPUNGNEWSPAPER.COM – Pekarangan rumah ternyata dapat menjadi sumber perekonomian, terutama bagi keluarga. Untuk itu, pemanfaatan pekarangan rumah dengan baik dan benar sangatlah penting. Terutama di bidang pertanian.

Penyuluh Pertanian Kelurahan Sumber Agung, Kemiling, Bandarlampung, Jumadi, SP, mengatakan ada program P2L (Pekarangan Pangan Lestari) yang saat ini sedang digalakkan, khususnya di Kelurahan Sumber Agung sudah mulai Maret 2020.

“Kita mulai di sini (Sumber Agung, red) sejak Maret, tapi sempat berhenti karena pandemi virus corona,” ujar dia.

Tujuannya, kata Jumadi, agar masyarakat dapat memanfaatkan pekarangan rumahnya dalam program ini, sehingga pekarangan yang sempit dapat digunakan jadi sumber ekonomi.

“Program ini kami kembangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan dengan menanaman aneka tanaman. Diantaranya kangkung, sawi, selada, pacoi,” terang dia.

Dengan adanya program ini, juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal sayur mayur.

“Selain untuk memenuhi kebutuhan keluarga juga dapat meningkatkan perekonomian. Kita kasih bantuan rak, media tanam dan bibit,” jelasnya.

Senada dikatakan Yuli, Ketua KWT Sumber Agung. Dia menuturkan bahwa kelompok KWT ini diberi nama Mekar Agung. Bahkan KWT ini didirikan sejak tahun 2018.

“Jumlah anggota sudah 30 orang. Mudah-mudahan terus bertambah,” harap Yuli, didamping bendaharanya Noni.

Terpisah, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Agung Hendriadi mengatakan merebaknya pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, tidak hanya membawa masalah kesehatan masyarakat, tetapi juga berimplikasi luas, seperti kelancaran distribusi pangan, terbatasnya akses fisik dan ekonomi terhadap pangan, dan lainnya yang dapat menganggu ketahanan pangan individu, keluarga maupun nasional.

Walaupun demikian, BKP Kementerian Pertanian sudah punya solusinya, salah satunya melalui kegiatan Pekarang Pangan Lestari (P2L).

“Disaat kondisi seperti sekarang ini, pemanfaatan lahan pekarangan, benar-benar dirasakan manfaatnya,” pungkasnya. (asf).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *