Penyuluh Dukung Pemanfaatan Alsintan Sebagai Solusi Petani Saat Panen

| 400 views

LAMPUNGNEWSPAPER.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan dalam beberapa kali kesempatan bahwa Sektor pertanian merupakan tulang punggung ditengah pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19.

“Ada 7 juta penduduk Indonesia yang menjadi tanggung jawab untuk terpenuhinya pangan secara terusa menerus. Ini menjadikan spirit bagi Kementerian Pertanian dan semua pelaku pembangunan pertanian,” tegas SYL.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nurysamsi menambahkan saat ini pertanian sedang bertransformasi dari pertanian tradisional menuju pertanian modern dan era industri 4.0, dimana salah satunya adalah dengan penggunaan alat dan mesin pertanian. Oleh karena itu pengoperasionalan alsintan dalam panen padi saat ini merupakan hal yang mutlak,” tegas Dedi.

Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini, tidak menyurutkan perjuangan petani di Kec Banjit, Way Kanan Lampung untuk membantu penyediaan pangan. Panen dilakukan terus menerus salah satunya di Kec Banjit dimana panen dilakukan dengan menggunakan Combane Harvester yang dikelola oleh UPJA Simpang Asam Senandung Karya II yang diketuai oleh Abdul Muin.

“Hari ini kami sedang panen dihamparan 50 ha dengan potensi 8 ton/ha di Kampung Simpang Asam, meskipun ditengah pandemi kami sangat senang jika dapat membantu petani, kami mendorong petani agar senantiasa memanfaatkan ketersediaan alsintan yang telah dibantu oleh pemerintah, selain cepat juga dapat mengurangi losses,” katanya.

Dengan adanya pembatasan jarak fisik untuk mengurangi resiko penyebaran virus Corona. “Lebih mengandalkan Combine Harvester sebagai mesin panen,” ujar Ketua Poktan Sunaryo.

Dengan mesin combine harvester cukup 6 jam dengan 2 orang saja secara biaya, dengan menggunakan mesin combine harvester lebih hemat biaya sampai 50% daripada menggunakan tenaga manusia secara manual.

“Penggunaan mesin combine harvester selain mempercepat proses panen, hemat biaya dan tenaga dan salah satu cara menangkal penyebaran virus korona karena penggunaan mesin panen combine harvester meminimalisir interaksi dengan banyak orang,” tutup Miswarajayadi.

Kadis Pertanian, Maulana juga hadir bersama Tim dari Bapeltan Lampung dan menyampaikan bahwa dinas Pertanian Way Kanan dan jajarannya akan terus mengawal kegiatan panen di Way Kanan khususnya dengan pemanfaatan alsintan yang telah diberikan oleh pemerintah, meskipun di tengah pandemi Covid-19.

“tentu saja kegiatan panen harus terus dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” pungkasnya. (rls/asf).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *