Minuman Sehat Toga Jahe Merah Bisa Jadi Peluang Usaha

| 359 views

LAMPUNGNEWSPAPER.COM – Masa Pandemi COVID 19 membuka peluang lokal yang bisa digeluti masyarakat. Seperti yang dilakukan KWT Laskar Wanita Mandiri yang telah memproduksi Olahan Toga Jahe Merah.

Bila dulu masyarakat terkesan alergi dengan aroma empon-empon kini pola hidup masyarakat pun berubah dan menjadikan empon-empon bagian dari produk yang dikonsumsi setiap harinya. kita mengenal minuman berbahan baku Jahe, kunyit, lengkuas, temulawak dan temu kunci.

Olahan Toga Jahe Merah yang dibuat oleh KWT ( Kelompok Wanita Tani) Laksar Wanita Mandiri dengan Penyajiannya yang simple memudahkan masyarakat menikmati minuman kaya akan khasiat ini.Olahan Toga Jahe Merah terdiri dari Jahe Merah berkualitas bagus dan gula putih dapat memberikan sensasi hangat pada badan dan mampu meningkatkan imunitas tubuh.

Hal ini telah dibuktikan oleh kelompok Usaha Kecil Menegah di kecamatan Sekincau yang dapat meningkatkan usaha taninya. Adalah kelompok wanita tani (KWT) Laksar Wanita Mandiri telah memproduksi olahan toga Jahe Merah jauh sebelum Pandemi covid 19 melanda.

Kini, KWT Laskar Wanita Mandiri mendulang rejeki dengan meningkatnya permintaan akan olahan Toga Jahe Merah. Ketua KWT Laskar Wanita Mandiri Ibu Susmawati mengatakan bahwa terjadi peningkatan yang pesat, nilai jual dari olahan toga Jahe Merah 60 rb/kg dan Kunyit 50 rb/kg diharapkan dengan nilai jual tersebut juga dapat membantu perekonomian anggota KWT Laksar Wanita Mandir.

“Kami saat ini menambah waktu produksi untuk memenuhi banyaknya permintaan. Bila sebelumnya produk kami hanya memenuhi permintaan di wilayah Kabupaten Lampung Barat kini bisa sampai Sumatera Selatan dan Provinsi lainnya. Tak hanya mengejar untung semata, kami tetap memperhatikan komposisi dan kandungan manfaat dari Toga Jahe Merah. Kualitas tetap kami jaga,” ungkap Ibu Rubinem.

Selain olahan Toga Jahe merah KWT Laksar Wanita Mandiri juga memproduksi Toga Kunyit dan limbah dari Jahe dapat di jadikan produk Dodol Kopi Jahe yang mana Lampung Barat terkenal dengan Produksi Kopi yang berlimbah serta mengikuti intruksi dari Bupati Lampung Barat.

Eci Atona, seorang penyuluh wilayan binaan kecamatan Sekincau menambahkan dengan tingginya permintaan olahan toga Jahe Merah, KWT ini mampu membantu masyarakat di sekitarnya dan mengangkat perekonomian keluarga warga sekitarnya.

“Seperti namanya “Laksar Wanita Mandiri” KWT ini memberikan peluang bagi masyarakat sekitar kecamatan Sekincau yang terkena pemutusan hubungan kerja dampak Pendemi dengan memberikan mereka kesempatan untuk ikut memproduksi dan memasarkan minuman kaya khasiat ini,” jelas Eci.

Eci meyakini pertanian memiliki banyak peluang usaha bagi siapa saja yang mau berusaha dan mampu melihat peluang bisnis dari sektor pertanian. “Jangan takut mencoba, pertanian selalu menjadi sektor yang menjanjikan,” ucap Agung.

Olahan Toga Jahe Merah merupakan satu diantara banyak cara untuk meningkatkan imunitas tubuh masyarakat. Selain itu, banyak produk pertanian lain seperti buah, sayur, hingga produk peternakan.

Karena itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian, Dedi Nusyamsi mengatakan pencegah utama COVID-19 adalah pangan. Dalam penyiapan ketersediaan pangan ini ada peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan oleh para petani.

“Pertanian tidak boleh berhenti, jadikan kondisi ini peluang yang dapat dijadikan peningkatan usaha oleh para petani,” ujar Prof.Dedi. (lnp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *