Berita Terkini

Senin, 13/03/17 | 19:51 WIB
Pengelolaan Pulau Kecil Tunggu Juknis
Senin, 13/03/17 | 19:50 WIB
Gubernur Apresiasi Promo Garuda
Senin, 13/03/17 | 19:50 WIB
Tol Bergantung Anggaran Pusat
Senin, 13/03/17 | 19:49 WIB
104 Koperasi Bakal Dibubarkan
Senin, 13/03/17 | 19:48 WIB
Khawatirkan Harga Gabah Terus Turun
Senin, 13/03/17 | 19:48 WIB
Pemprov Percepat Pembangunan Sektor Kesehatan
LIVE STREAMING

Economic Development

Mentan Panen Padi dan Percepat Serap Gabah PetaniMentan Panen Padi dan Percepat Serap...
article thumbnailMENTERI Pertanian Amran Sulaiman melakukan panen raya padi di Jawa Timur dan Percepatan Serap Gabah Petani (Sergab), Selasa (7/3/2017).
Hal ini guna menindaklanjuti arahan...




104 Koperasi Bakal Dibubarkan

| E-mail Send | Cetak Print | PDF PDF
TANGGAMUS - Tak hanya di Kabupaten Lampung Barat (Lambar), adanya koperasi yang bakal dibubarkan oleh Kementerian Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) Republik Indonesia (RI). Di Tanggamus, ada 104 koperasi juga terancam di bubarkan karena tidak aktif.
Menurut Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Tanggamus Drs. Herry Heryadi, ancaman pembubaran 104 Koperasi yang tidak aktif tersebut. Berdasarkan terbitnya surat dari Kemenkop UKM RI nomor 244/Dep.1/XII/2016 tertanggal 23 Desember 2016, perihal penyampaian surat keputusan (SK) pembubaran Koperasi tidak aktif dalam rangka pendataan dan penataan Koperasi.
“Saat ini Kementerian sedang gencar melaksanakan program pendataan dan penataan koperasi yang aktif dan tidak aktif di seluruh Indonesia, yang mana pelaksanaannya melalui Dinas koperasi dan UKM didaerah. Untuk Kabupaten Tanggamus berdasarkan data yang kami kirimkan ke Kementerian, memang sekitar 104 koperasi yang sudah tidak aktif, yaitu telah lebih dari 3 tahun tidak menyampaikan laporan rapat anggota tahunan, dan juga bidang usahanya sudah tidak berjalan lagi,” kata Herry Heryadi, Minggu (12/3) didampingi Sekretaris Diskop UKM Ishak.
Herry Heryadi menerangkan, walaupun pihak Kemenkop UKM RI telah menyampaikan SK pembubaran 104 Koperasi tidak aktif, akan tetapi Kemenkop UKM masih memberikan kesempatan kepada pihak pengurus Koperasi untuk klarifikasi dan sanggahan, sehingga masih ada peluang SK pembubaran di batalkan.
“Kemenkop UKM, masih memberikan limit waktu 6 bulan sejak terbitnya SK, kepada para pengurus koperasi untuk mengklarifikasi dan menyanggah SK pembubaran tersebut. Yaitu apabila ada klarifikasi dan sanggahan pengurus, dan terbukti koperasi masih aktif, maka SK pembubaran di batalkan, memang bisa saja ada kesalahan data yang terjadi,” terangnya.
Herry Heryadi menambahkan, adapun dasar dari pembubaran lembaga Koperasi adalah Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 1994 tentang pembubaran Koperasi oleh Pemerintah. Kemudian Peraturan Menteri nomor 10/PER/M.KUKM/IX/2015 tentang kelembagaan, yaitu pada bab VI perihal pembubaran, pasal 26 huruf C  pembubaran oleh Pemerintah dan/atau.
“Di Kabupaten Tanggamus ini berdiri 304 lembaga koperasi,terkait adanya program kementerian dalam rangka pendataan, telah kami beritahukan langsung kepada pengurusnya. Kemudian juga kami beritahukan lewat Pekon, dan juga melalui kantor Camat, sehingga terdata 104 koperasi tidak ada aktifitas lagi, dan kepengurusannya juga sudah vakum,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, ada 97 koperasi yang ada di wilayah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) terancam dibubarkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Dan Menengah (UKM) melalui Dinas Koperasi dan UKM kabupaten Lambar. Pasalnya, 97 koperasi tersebut telah 3 tahun berturut-turut tidak melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT), yang terdata oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskorpindag) Lambar.
‪Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan UKM, Nilawati, mendampingi Kepala Dinas Akmal Abdul Nasir, Selasa (06/03) lalu mengatakan, untuk koperasi yang aktif per Februari 2017 ini di Lambar sebanyak 49 Koperasi. Terdiri koperasi simpan pinjam, koperasi konsumen, koperasi jasa dan koperasi barang dan koperasi barang dan jasa.
Sedangkan yang sudah tidak aktif atau berdasarkan Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Koperasi Dan UKM ada 97 Koperasi di kabupaten Lambar yang berpotensi dibubarkan, dengan Nomor 114/KEP/M.KUKM.2./XII/2016.(win/een)