Berita Terkini

Senin, 13/03/17 | 19:51 WIB
Pengelolaan Pulau Kecil Tunggu Juknis
Senin, 13/03/17 | 19:50 WIB
Gubernur Apresiasi Promo Garuda
Senin, 13/03/17 | 19:50 WIB
Tol Bergantung Anggaran Pusat
Senin, 13/03/17 | 19:49 WIB
104 Koperasi Bakal Dibubarkan
Senin, 13/03/17 | 19:48 WIB
Khawatirkan Harga Gabah Terus Turun
Senin, 13/03/17 | 19:48 WIB
Pemprov Percepat Pembangunan Sektor Kesehatan



Ridho Paparkan Konsep Pembangunan di Hadapan Ratusan Mahasiswa

| E-mail Send | Cetak Print | PDF PDF

GUBERNUR Lampung M. Ridho Ficardo memaparkan tentang konsep kebijakan Pemerintah Provinsi dalam pembangunan secara umum, khususnya di bidang pertanian pada kuliah umum di hadapan  500 lebih mahasiswa dan dosen Universitas Lampung, Jumat (10/3/2017) di Aula Fakultas Pertanian Universitas Lampung.
Diinformasikan Karo Humas dan Protokol Bayana, dalam paparannya Gubernur menyampaikan, Visi Pemerintah Provinsi Lampung yaitu Menuju Lampung Maju & Sejahtera. Langkah yang dilakukan yaitu; pertama, meningkatkan pembangunan ekonomi dan memperkuat kemandirian daerah. Kedua, meningkatkan infrastruktur untuk pengembangan ekonomi dan pelayanan social.
Kemudian, ketiga, meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, iptek dan inovasi, budaya masyarakat, dan toleransi kehidupan beragama. Keempat, meningkatkan pelestarian sda dan kualitas lingkungan hidup yang berkelanjutan. Lalu, kelima, menegakkan supremasi hukum, mengembangkan demokrasi berbasis kearifan lokal, dan memantapkan pemerintahan yang baik dan antisipatif.
“Untuk mengoptimalkan segala potensi tersebut adalah membangun infrastruktur Jalan, Jembatan, Irigasi, Bendungan, dan sarana prasarana Kesehatan, Pendidikan di semua wilayah Provinsi Lampung," jelas gubernur.
Dilanjutkan, Lampung merupakan Provinsi terbesar ke -3 di Sumatera dan ke-7 di Indonesia. Dari target produksi 4,3 Juta ton GKG yang ditargetkan oleh Pemerintah Pusat, angka sementara telah tercapai 4,04 juta Ton 92 %.
Keberhasilan tersebut antara lain diperoleh dengan berbagai kebijakan dan program. Seperti  pembukaan 10.000 hektar  lahan sawah baru di 4 (empat) kabupaten yaitu; Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Lampung Tengah, Perbaikan sistem irigasi Sekampung dan system-system di sentra pertanian Lampung. Selain itu  pengaturan debit air serta memaksimalkan pemberian bantuan alsintan.
"Pemerintah Provinsi Lampung juga melaksanakan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Secara Online. Terobosan ini pertama terjadi di Indonesia, diluncurkan pada tanggal 6 Mei 2016. Program ini akan diterapkan di seluruh Lampung sebagai salah satu upaya pencegahan adanya pupuk illegal, " terang Ridho.
Ditambahkan gubernur,  pada Tahun Anggaran 2017, Pemerintah Provinsi Lampung menganggarkan Rp. 500 juta untuk kegiatan Klinik Pertanian Keliling yang bekerjasama dengan Fakultas Pertanian UNILA. Selain  itu guna mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian akan di bangun 3 Bendungan baru yang keseluruhannya akan dapat beroperasi pada 2019.
Gubernur diakhir pemaparannya menyampaikan Lampung merupakan Penghasil Ubi Kayu terbesar di Indonesia, dengan 7,4 Juta Ton pada tahun 2015.  Lampung juga penghasil Tebu terbesar di Sumatera dan Nomor 2 di Indonesia, dengan produksi 768,9 ribu Ton yang menyumbang 30 %  dari total produksi nasional. Produktivitas Tebu Lampung merupakan yang tertinggi di Indonesia dengan 6,6 ton/ha. Lampung merupakan penghasil Jagung terbesar di Sumatera dan nomor 3 Nasional dengan produksi 1,7 juta ton.
"Lampung juga telah dikenal sebagai penghasil Kopi Robusta terbesar di Indonesia, dengan produksi 108,96 ribu Ton tahun 2015.  Selain itu Produksi Lada Lampung pada 2015 sebesar 15.744 Ton, dan merupakan terbesar kedua di Indonesia," ujar gubernur.
Di akhir pemaparannya,  gubernur mengajak seluruh mahasiswa/i generasi muda Lampung untuk siap menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Luas wilayah, letak strategis, potensi pertanian, potensi perkebunan, potensi perikanan, potensi pariwisata, serta peluang dunia industri mesti kita kelola dengan sumber daya kita sendiri.
"Perhatian Pemerintah Pusat terhadap Lampung sangat luar biasa. Kita harus mensyukurinya dan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin. Yakinlah kebersamaan dengan penuh optimisme kita mampu mencapai  Lampung  Maju dan Sejahtera," ujar dia.
Kabag Humas dan Komunikasi Publik Heriyansyah menambahkan, usai pemaparan Gubernur dilanjutkan tanya jawab oleh Mahasiswa dan Dosen Fakultas Pertanian yang dimoderatori oleh Dekan Fakultas Pertanian Unila Prof. DR. Irwan Sukri Banua. Mahasiswa Universitas Lampung tampak mengapresiasi komitmen dan konsistensi Gubernur dan Jajaran Pemerintah Provinsi Lampung dalam memajukan pertanian dan pariwisata. (rls/asf)



Berita Lainnya